Senang sekali rasanya bahwa MERAIH MIMPI mulai menjadi perbincangan banyak pihak. Ternyata banyak juga yang sudah menanti untuk menyaksikan MERAIH MIMPI. Publisitas semakin gencar dimana-mana untuk mempromosikan MERAIH MIMPI. Repost berita di komunitas tertentu pun sudah banyak yang mengundang banyak komentar baik postif maupun negatif. Yang positif tentu kita jadikan sebagai support dan yang negatif sebagai masukan untuk kita bercermin agar dapat lebih baik lagi… Salah satunya  thread yang lagi HOT di komunitas yang pasti tidak asing lagi buat kita, KASKUS.

Maap sekali ya… kalo ada yang tersinggung dengan klaim “film animasi pertama” di Indonesia. Enggak bisa nyalahin Media juga neh… karena bagaimanapun, MEDIA juga yang bikin threat ini jadi HOT gini… berarti MERAIH MIMPI dapet atensi dari temen-temen semuanya…

Infinite Frameworks Studios (IFW) sebagai tempat bernaungnya para animator yang telah berjuang menyelesaikan MERAIH MIMPI itu perusahaan Indonesia juga lo… IFW itu brand-nya… nama perusahaan kita PT. Kinema Systrans Multimedia.

Nah kita sendiri tidak meng-klaim MERAIH MIMPI film animasi pertama di Indonesia… ada Homeland dan juga Janus Prajurit Terakhir (tapi ga full 3D animation kan…)yang juga pernah mencetak sejarah perfilm-an animasi di Indonesia. Jangan salah… beberapa teman yang ikut berjuang di Homeland dan Janus: Prajurit Terakhir juga termasuk di tim pembuatan MERAIH MIMPI lo… **besok di lihat ajah di credit titlenya ya…**

Nah… Klaim kita MERAIH MIMPI adalah film 3D animasi LAYAR LEBAR MUSIKAL pertama di Indonesia. Pada publisitas yang ada, kyanya kata “LAYAR LEBAR MUSIKAL” suka ketinggalan deh… **Harap maklum… awak media kan manusia juga…**

Kebanggaan Indonesia juga dunk… yang membuat film ini pun 95% berdarah merah juga alias asli Indonesia… Kalau disebutkan ada expatriate dalam pembuatan film ini memang benar. Hanya beberapa orang ini saja yang tidak berasal dari Indonesia di pembuatan film ini. Mereka adalah:

  1. Phil Mitchell (Director), berasal dari UK.
  2. Phillip Stamp (Script Writer), berasal dari Canada.
  3. Steven Read (CG Supervisor), berasal dari UK.
  4. Elsa Santos (Art Director), berasal dari Spain.
  5. Greg Chew (Associate Producer), berasal dari Singapore.
  6. Raymond Chua (Render Artist), berasal dari Singapore.
  7. Ahmad Al Mahir (Animator), berasal dari Singapore.

Jika ada keterlibatan dengan Negara Singapura, memang karena Producer pembuatan film ini, dengan judul “Sing to The Dawn**English Version** merupakan kolaborasi dengan producer-producer dari Singapura… di Indonesia di suli bahasa dibantu oleh pihak Kalyana Shira Films dengan co-Producer Teh Nia Dinata yang meng-casting talent2 Indonesia sebagai pengisi suara, menggarap dubbing proses suli bahasa, musiknya sampai ke promosinya dan lain-lain.

Indahnya dunia entertaintment ini bahwa disini bisa tercipta sebuah kolaborasi yang apik antara dua Negara Indonesia dan Singapura. Dimana ini menjadi sebuah jembatan pembuktian bahwa talent-talent Indonesia mempunyai bakat yang luar biasa yang dapat kita banggakan dan pembuktian bahwa Indonesia juga punya talent-talent animator berkelas Internasional.

Terima kasih atas support teman-teman semua… dan juga terimakasih yang telah menyatakan kesediannya untuk menanti MERAIH MIMPI dan akan menonton… Support itu menjadi kekuatan tersendiri untuk seluruh Tim IFW untuk dapat meraih mimpi dan terus berkarya….

Salam MERAIH MIMPI!!!